Jika kita
mendengar nama Cikampek, yang terlintas hanya kepadatan yang terjadi saat mudik
dan waktu liburan panjang. Karena secara letak geografis, Cikampek menjadi
“Simpul” untuk perjalanan jauh. Jika Bandung yang kalian tuju, tetaplah berada
di Selatan; Dan ikuti saja jalur Pantura, ke arah Timur selama berjam-jam, maka
kalian akan berada di Tanah Jawa.
Dan dalam
lingkup yang lebih luas, Cikampek sebagai sebuah Kecamatan yang terletak dalam
otoritas pemerintahan Kabupaten Karawang. Lalu apa lagi yang akan kita kenang
jika mendengar kata Karawang? Karawang hanya menjadi kota industri. Tempat
pendatang menggantungkan hidup pada UMR yang katanya tinggi; pada pabrik-pabrik
yang memakan 1/3 hidup kita untuk mencapai target tahunannya.
Apa semua
itu salah? Saya rasa tidak. Hanya menjemukan rasanya, mengingat semua kegiatan
dan tempat yang kita tinggali tidak memiliki hal yang menyenangkan. Bagi saya,
Cikampek-Karawang adalah warna Coklat dan Abu. Yaitu soal tanah, aspal, dan
pabrik yang sepaket dengan asap pembuangannya yang membuat daerah kita semakin muram.
Kita
membutuhkan tempat-tempat terbuka yang diisi kegiatan-kegiatan yang dapat
menumbuhkan warna yang tidak hanya Coklat dan Abu. Salah satu yang baru saja
saya temui ada sebuat kegiatan yang diberi nama “Malam Puisi Cikampek”.
Adalah suatu kegiatan yang bergerak pada bidang literasi, terlebih khusus
adalah puisi.
Kegiatan yang memberikan
pertunjukkan sekaligus wadah untuk pesertanya agar dapat membacakan puisi-puisi
kesukaan. Entah yang mereka tuliskan sendiri dalam perwakilan perasaan, ataupun
karya terkenal yang sudah sangat sering kita temui di buku-buku pelajaran
“Bahasa Indonesia” saat kita mengenyam bangku pendidikan.
Dalam
kegiatan yang berlangsung kurang lebih selama 2-3 jam dan dijadwalkan di setiap
bulannya, semua diberikan kesempatan yang sama. Menurut saya, kegiatan ini
adalah suatu angin segar untuk warga Cikampek dan sekitarnya. Karena berbagai
bidang mungkin umum kita temui, seperti komunitas otomotif, kegiatan olahraga
hingga kegiatan yang bertema musik sudah sering kita temui. Namun puisi, adalah
hal lain yang jarang orang lirik. Beberapa menilainya terlalu cengeng,
dibuat-buat dan tidak mudah dipahami. Namun seni adalah seni, kita bisa melihat
keindahan kata-kata dalam puisi; membayangkan kejadian besar dalam 4 bait yang
sederhana; dan memeras tekstual cerita berpuluh-puluh halaman menjadi paragraf
yang padat dan indah.
Adalah
pengalaman yang menyenangkan, dapat mengetahui dan ikut serta dalam kegiatan “Malam
Puisi Cikampek”. Sebuah kegiatan yang harus diberdayakan agar terus ada.
Agar terus memberikan warna baru untuk Cikampek. Bahwa orang-orang di dalamnya
masih memiliki kesenangan terhadap karya seni. Akan sangat baik jika lebih
banyak orang yang tau; akan sangat baik jika lebih banyak orang yang ikutserta
dalam kegiatan ini; akan sangat baik jika Cikampek-Karawang tidak hanya tempat
yang Coklat dan Abu.
Terima kasih
untuk semua pengurus “Malam Puisi Cikampek”, salam hangat, dan semoga
kegiatannya terus berjalan.