Sosok yang selalu aku rindu dalam kesendirian. Pertemuan awal yang sudah membuat jantungku bergetar. Hingga kini rasa itu masih tertinggal. Sulit bagiku untuk membuka hati untuk yang lain. Namun dirimu pun kini sudah bersama yang lain. Aku terjebak dengan perasaanku yang kian menderu. Aku terjebak dalam bayangan bagaimana bahagianya kita dulu. Tanpa memikirkan apapun yang akan menyulitkan kita,
Namun, dibalik itu, aku memilih cita yang besar dibanding cinta yang besar.
Karena hidup terus berjalan. Hidup harus punya masa depan. Ego mengalahkan segalanya. Salahku memang. Tak apa mungkin ada masanya aku akan kembali berdiri kokoh untuk menyambut hari baru seperti dulu.