Judul : Survive Menghadapi Quarter Life Crisis
Penulis : Efnie Indrianie
Penerbit :Brilliant
ISBN : 978-602-5861-43-7
Jumlah Halaman : 116 Halaman
Resensi Buku
Pernahkah kalian merasa khawatir akan masa depan? Bingung menentukan pilihan hidup? Atau merasa tertinggal oleh teman-teman sebaya? Bisa jadi kamu sedang berada dalam fase quarter life crisis. Efnie Indrianie, seorang psikolog sekaligus penulis, membagikan pengalamannya dalam menangani kasus serta curahan hati pasiennya ketika menghadapi proses menuju kedewasaan awal ini.
Fase quarter life crisis atau krisis seperempat perjalanan hidup adalah masa krisis yang terjadi akibat transisi dari usia remaja menuju dewasa. Proses transisi ini pasti dialami oleh semua orang dan memengaruhi kondisi biologis maupun psikis. Secara biologis, terjadi perkembangan otak pada bagian frontal lobe, yakni pusat penghubung informasi dan memori yang berperan dalam pengambilan keputusan. Adapun bagian prefrontal cortex juga mengalami perkembangan, yaitu bagian otak yang berfungsi untuk menimbang, merencanakan, dan mengendalikan keinginan.
Dalam buku ini, penulis mengajak pembaca memahami bahwa fase quarter life crisis bisa menjadi momentum untuk perkembangan diri. Penulis membaginya ke dalam dua bagian utama: mindset dan mental.
1. Mindset Mindset membentuk perilaku seseorang dan dipengaruhi oleh perjalanan hidup. Menurut Carol Dweck, mindset dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki seseorang atau sebaliknya, justru menghancurkannya. Mereka yang memiliki growth mindset lebih berpeluang berkembang karena menganggap kegagalan sebagai tantangan untuk memperbaiki diri.
2. Mental Pada masa transisi menuju kedewasaan, terjadi perubahan hormonal yang memengaruhi suasana hati serta cara berpikir. Hal ini dapat menimbulkan pertimbangan dan kekhawatiran terhadap diri sendiri. Menjaga mental tetap stabil dapat dilakukan dengan meluangkan waktu untuk bersosialisasi dan menciptakan relasi yang seimbang dengan teman-teman terdekat.
Buku ini tidak hanya membahas teori, tetapi juga menghadirkan sejumlah pertanyaan reflektif yang membantu pembaca mengenali dirinya lebih dalam—mulai dari penyebab kecemasan, membuat skala prioritas, mengenali karakter diri, mengenali passion, hingga cara menciptakan kebahagiaan. Penulis mengajak kita untuk menikmati proses pendewasaan, sebab hidup sejatinya adalah sebuah perjalanan pembelajaran.