@halamanbelakangdotorg ada di instagram, loh

The 5 AM Club: Membangun Kebiasaan Positif bersama Robin Sharma


Judul: The 5 AM Club

Penulis: Robin Sharma

Penerbit: Bhuana Ilmu Populer

ISBN: 9786230406546

Tahun: 2018

Jumlah Halaman: 443 Halaman


PEMBUKA

Pernahkah kamu merasa hidupmu biasa saja? Hari-hari berjalan, tapi kamu tidak merasa adanya perkembangan dalam hidupmu? Atau merasa kalau waktu 24 jam yang kamu miliki itu tidak lebih dari hitungan detik-detik yang berlalu tanpa ada arti lebih? Mungkin kamu perlu membaca dan menerapkan pola dari buku yang akan saya ulas.


Hai kawan, berjumpa lagi di sesi ulasan buku dengan saya, Tedi, dari Halaman Belakang. Kali ini saya akan mengulas buku dengan genre self-improvement yang berjudul The 5 AM Club. Buku ini ditulis oleh Robin Sharma, seorang profesional dan motivator kepemimpinan yang telah mencetak berbagai karya fenomenal. Salah satunya buku ini, yang telah dialihbahasakan ke lebih dari 92 bahasa dan terjual jutaan kopi.


SINOPSIS

Tidak seperti buku self-improvement pada umumnya yang menjelaskan isi buku secara lugas dengan langsung membahas ke poin inti, Robin Sharma memilih membahas isi buku ini dengan pendekatan narasi yang terbalut dengan cerita berkesinambungan. Yap, betul, pendekatan cerita ini berfokus pada perjalanan dua tokoh utama yang bertemu dengan seorang miliarder nyentrik dan motivator di sebuah acara seminar di gereja.


Tokoh itu adalah seorang perempuan pengusaha yang tengah dilanda rasa trauma dan kegalauan akan arah hidupnya, serta seorang pria yang berprofesi sebagai seniman yang dilanda kehampaan akan nilai suatu karya seni. Mereka bertemu dan berbincang dengan miliarder nyentrik yang berpenampilan layaknya seorang tunawisma. Ia mengajak dua kenalan barunya untuk mengadakan perjalanan baru ke rumahnya di Mauritius.


Pertemuan secara tidak terduga itu menjadi perjalanan ajaib bagi pengusaha dan seniman dalam mengubah dan membentuk kebiasaan baru mereka yang tanpa disadari perlahan-lahan membuat kehidupan dua tokoh menjadi lebih bermakna.

ISI BUKU

Oke, kalau tadi itu dari segi sinopsisnya, mari kita bahas poin inti dari buku ini:

Pertama: Kita harus sadari bahwa setiap manusia memiliki jatah waktu yang sama (24 jam). Dalam buku ini, Robin Sharma mengajak pembaca agar lebih bijak menggunakan waktu tersebut untuk mencapai kebermaknaan dalam hidup dengan memulai bangun tidur sebelum jam 5 pagi. Dalam cerita, dua tokoh diajak dan dikenalkan rutinitas ini di awal sesi atau awal bab. Rutinitas ini menjadi kunci bagi pengembangan lainnya di sesi-sesi berikutnya.

Kedua: Menyediakan waktu khusus bagi pengembangan diri. Waktu khusus ini merupakan waktu yang dipergunakan secara optimal untuk mengembangkan potensi diri dan haruslah terhindar dari distraksi apa pun. Penulis menggambarkan waktu ini dimulai dari jam 5 pagi hingga pukul 6 pagi, dengan membaginya menjadi tiga sesi yang dikenal dengan istilah "20/20/20". Sesi ini dimulai dari pengembangan diri secara emosional (jurnal, meditasi), secara fisik (olahraga), dan secara kognitif (membaca buku, mendengarkan siniar/podcast) yang terbagi masing-masing selama 20 menit. Waktu khusus ini menjadi faktor penentu sebagai indikator bahwa hari yang dijalani telah diawali dengan kemenangan mengendalikan diri.


Ketiga: Pentingnya tidur sebagai metode penjaga agar rutinitas 5 AM Club dapat terjaga dengan baik. Ya, kamu tidak salah baca. Penulis menempatkan tidur (istirahat) sebagai salah satu poin utama dalam buku ini. Tidur yang cukup merupakan sarana yang penting dalam menjaga stabilitas rutinitas. Penulis menggambarkan pola tersebut dengan membaginya dalam tiga sesi utama:


Sesi 1 (19.00–20.00): Makan malam terakhir, mematikan semua perangkat elektronik, dan mengurangi distraksi internet.
Sesi 2 (20.00–21.00): Waktu interaksi dengan keluarga, periode meditasi kedua, membaca buku, dan melakukan hobi yang bersifat rekreasi.
Sesi 3 (21.00–22.00): Persiapan untuk tidur, menyiapkan peralatan untuk kegiatan esok pagi, dan mengakhiri malam dengan mengucap syukur.

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BUKU

Oke, mungkin itu tiga poin yang saya ulas. Sebenarnya masih banyak hal yang bisa dieksplorasi lebih jauh mengenai buku ini secara mendalam. Banyak sekali kutipan (quote) atau kata-kata mutiara dalam setiap pembahasan dari percakapan tokoh. Penulis juga mengajak pembaca bertualang ke tempat-tempat eksotis di belahan dunia seperti Mauritius, India, Italia, Afrika, dan lain-lain. Penulis juga tidak lupa memberikan beberapa gambar pada sebagian halaman yang membutuhkan penggambaran secara jelas.


Adapun beberapa kekurangan dalam buku ini; pertama adalah penggunaan bahasa yang cukup kaku pada beberapa bagian. Mungkin karena saya membaca versi bahasa Indonesia sehingga banyak kosakata yang belum diterjemahkan dengan baik. Kedua, jalan cerita yang relatif lambat di awal sehingga cenderung membuat pembaca menjadi bosan. Karena buku ini memiliki jumlah halaman yang cukup banyak, saya sampai menghabiskan waktu lebih dari satu bulan untuk menamatkannya, hehehe.

PENUTUP


Oke, mungkin cukup sekian sesi ulasan buku pada edisi kali ini. Sedikit saran bagi para pembaca yang penasaran akan isi dari buku ini, bisa membacanya secara langsung. Atau mungkin lebih disarankan membacanya dalam versi bahasa aslinya (Inggris) agar lebih bisa menangkap secara lugas isi bukunya.
Terima kasih.


Cikampek, 21 Desember 2025
Tedi Juhana


Posting Komentar

tinggalkan sesuatu di halamanbelakang.org!