@halamanbelakangdotorg ada di instagram, loh

Tembok Pembatas

Bagaimana caranya

kau bisa bernaung

dalam frekuensi yang sama,

jika tembok pembatas itu

terus kau kokohkan


Bagaimana caranya

mereka memindai,

jika tak ada celah

yang bisa dipandang?


Engkau selalu mengeluh kesepian,

Namun tembok pembatas itu

terus kau kokohkan.


Kau bahkan tak tahu,

Betapa indahnya

bertukar pikiran

dan berbagi kebahagiaan.

Jangan engkau bangun

tembok pembatas

bagi siapa pun.


Hargai orang

yang mencoba datang.

Bukakan mereka pintu,

Sambut hangat

dengan senyummu.


Hidup terus berjalan,

Dan keberanian

akan selalu menjadi kunci

Untuk bisa melangkah

lebih jauh

dari rasa takutmu.


(Nida Sopiah, 2025)


Posting Komentar

tinggalkan sesuatu di halamanbelakang.org!